Langsung ke konten utama

Postingan

Download SPKN (Standar Pemeriksaan Keuangan Negara) Lengkap

Download SPKN lengkap disini 844kb Standar Pemeriksaan merupakan patokan bagi para pemeriksa dalam melakukan tugas pemeriksaannya. Seiring dengan perkembangan teori pemeriksaan, dinamika masyarakat yang menuntut adanya transparansi dan akuntabilitas, serta kebutuhan akan hasil pemeriksaan yang bernilai tambah menuntut BPK menyempurnakan standar audit pemerintahan (SAP) 1995. SAP 1995 dirasa tidak dapat memenuhi tuntutan dinamika masa kini. Terlebih lagi sejak adanya reformasi konstitusi di bidang pemeriksaan maka untuk memenuhi amanat Pasal 5 Undang-undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara dan Pasal 9 ayat (1) huruf e Undang-undang Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan, BPK harus menyusun standar pemeriksaan yang dapat menampung hal tersebut. Di awal tahun 2007 ini, BPK telah berhasil menyelesaikan penyusunan standar pemeriksaan yang diberi nama ‘Standar Pemeriksaan Keuangan Negara’ atau disingkat dengan ‘SPKN’. SPKN...

Free Screen Saver : Universitas Negeri Padang

Screen saver bertuliskan UNP (Universitas Negeri Padang) ini gratis untuk di download. Setelah di download kamu dapat langsung menginstalnya di komputer atau notebook. Preview: Download Disini (582.2kb)

Free Flash Logo : Logo Universitas Negeri Padang (SWF)

Logo Universitas Negeri Padang (UNP)  ini dibuat dalam format swf atau flash. Kamu bisa memasangnya di blog atau situs kamu secara gratis. untuk dapat menampilkan logo UNP diatas kopi kode berikut di blog atau situs kamu: <embed pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" src="http://fabrie.webs.com/flash/unpspincoin.swf" wmode="transparent" type="application/x-shockwave-flash" width="170" height="150"></embed> untuk menampilkan logo di atas kopi kode ini: <embed pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" src="http://fabrie.webs.com/flash/unp2.swf" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="150" height="150"></embed> Logo diatas akan di tampilkan sesuai dengan posisi di mana kodenya di paste-kan. Untuk menampilkannya di sudut blog seperti pada blog ini tambahkan kode ini: <div style...

RERANGKA KONSEPTUAL USA vs INDONESIA

RERANGKA KONSEPTUAL USA vs INDONESIA IAI mengambil kebijakan untuk mengadopsi rerangka konseptual yang disusun oleh IASC sebagai dasar penyusunan dan penyajian laporan keuangan. Kebijakan tersebut disetujui oleh Komite Prinsip Akuntansi Indonesia pada tanggal 24 Agustus 1994 dan disahkan oleh Pengurus Pusat IAI pada tanggal 7 September 1994. IAI menamakan rerangka konseptual Indonesia dengan istilah “Rerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan”. Secara ringkas penjelasan sebagai berikut : a. Tujuan Dan Ruang Lingkup Tujuan rerangka konseptual tersebut pada intinya sejalan dengan tujuan rerangka konseptual milik FASB. Tujuan rerangka konseptual (konsep dasar) adalah untuk membantu berbagai pihak dalam mencapai tujuan berkaitan dengan masalah akuntansi yang muncul. Rerangka konseptual dapat digunakan sebagi acuan berbagai pihak yaitu : Komite penyusun standar akuntansi keuangan dalam pelaksanaan tugasnya; Penyusunan laporan keuangan, untuk menanggulang...

Rerangka Konseptual

Pengertian Rerangka Konseptual Rerangka konseptual dipandang sebagai teori akuntansi yang terstruktur (Belkaouli, 1993). Hal ini disebabkan struktur rerangka konseptual sama dengan struktur teori akuntansi yang di dasarkan pada proses penalaran logis (logical normative). Atas dasar penalaran ini, teori merupakan proses pemikiran menurut rerangka konseptual tertentu untuk menjelaskan apa yang harus di lakukan apabila ada fakta atau fenomena baru. FASB (1978) mendefinisikan rerangka konseptual sebagai suatu format yang saling berkait sebagai berikut : “….suatu format yang koheren tentang tujuan (objectives) dan konsep dasar yang saling berkaitan, yang di harapkan dapat menghasilkan standar-standar yang konsisten dan memberi pedoman tentang jenis, fungsi, serta keterbatasan akuntansi keuangan dan pelaporan keuangan”. Ada beberapa pihak yang memandang rerangka konseptual sebagai “ konsistensi” (Undang-Undang Dasar), yang merupakan landasan dalam proses penentuan standar akunta...

Perbedaan Teori Akuntansi Bersifat normatif dengan Teori Akuntansi Bersifat Positif

Pengertian teori akuntansi bergantung pada apakah akuntansi dipandang sebagai sains atau teknologi. • Sebagai sains, teori akuntansi bersifat positif. • Sebagai teknologi, teori akuntansi bersifat normatif. Teori akuntansi sebagai sains • Seperangkat konsep, definisi, dan proposisi (pernyataan) yang saling berkaitan secara sistematis yang diajukan untuk menjelaskan dan memprediksi fenomena akuntansi. • Fenomena akuntansi yang menjadi perhatian adalah keputusan atau perilaku pihak (manusia) yang berkepentingan dengan akuntansi. • Menggunakan metoda yang diemulasi dari metoda ilmiah dalam ilmu alam dengan sasaran menguji kebenaran pernyataan/penjelasan secara ilmiah. • Tidak menghasilkan prinsip akuntansi, metoda akuntansi, atau teknik akuntansi yang menjadi pilihan kebijakan akuntansi. Teori akuntansi sebagai teknologi: • Penalaran logis yang melandasi praktik akuntansi. • Proses penalaran untuk menjustifikasi kelayakan praktik akuntansi atau prinsip akuntansi terte...

Akuntansi Sebagai Seni, Sains, dan Teknologi

Akuntansi dapat dipandang sebagai seni (art), sains (science), atau teknologi. Penempatan seperangkat pengetahuan akuntansi ke dalam salah satu kategori tersebut menentukan karakteristik teori akuntansi. Karakteristik seni: • Keterampilan mengerjakan sesuatu atau menerapkan suatu konsep/pengetahuan yang memerlukan perasaan, intuisi, pengalaman, bakat, dan pertimbangan (judgment). • Keahlian dan pengalaman untuk memilih perlakuan terbaik dalam rangka mencapai suatu tujuan. • Nilai (moral, ekonomik, dan sosial) menjadi basis pertimbangan. Karakteristik akuntansi sebagai seni: • Akuntansi sebagai bidang pengetahuan keterampilan, keahlian, dan kerajinan yang menuntut praktik untuk menguasainya. • Akuntansi menuntut pertimbangan (judgment) dalam penerapannya. • Pertimbangan harus dituntun oleh pengalaman dan pengetahuan (profesionalisma). Karakteristik sains: • Pengetahuan untuk menjelaskan dan meramalkan gejala alam dan sosial seperti apa adanya dengan metoda ilmiah. ...