Dibandingkan antara auditor yang berkualitas rendah, auditor berkualitas tinggi mempunyai kemampuan untuk mendeteksi praktik-praktik akuntansi yang dipertanyakan. Dan ketika hal itu terdeteksi, maka auditor akan mengeluarkan pendapat selain pendapat wajar tanpa pengecualian dalam laporan audit mereka.
Menurut Bambang (1987:9) dalam mengukur mutu pemeriksaan suatu Kantor Akuntan Publik (KAP) dapat dilakukan dengan memeriksa kualitas kantor akuntan publik lainnya.
Pengukuran kualitas sebenarnya dapat diukur dengan mengukur tim pemeriksaan (auditor) yang berhubungan dengan:
- Kualifikasi keahlian (kompetensi) merupakan kemampuan auditor yang diperoleh melalui pendidikan dan pengalaman dalam lading auditing.
- Ketepatan waktu penyelesaian pekerjaan, menunjukan kemampuan auditor dalam menyelesaikan audit sesuai dengan waktu yang diinginkan klien.
- Kecukupan bukti pemeriksaan yang digunakan untuk mendukung pendapat akuntan, untuk memberikan opini yang semestinya tanpa kekeliruan.
- Independensi, yang artinya seorang auditor tidak mudah dipengaruhi, karena pekerjaannya untuk kepentingan umum. Kepercayaan masyarakat umum atas independensi sikap auditor independen sangat penting bagi perkembangan profesi akuntan publik. Untuk menjadi independen, seorang auditor harus secara intelektual jujur.
Mengukur kualitas audit merupakan hal yang agak sulit dilakukan. Karena untuk melihat seseorang itu berkualitas atau tidak kita harus melihat hasil kerjanya. Karena auditor yang berkualitas tinggi akan mencegah terjadinya kekeliruan dalam perusahaan yang diauditnya.
Komentar
Posting Komentar