Langsung ke konten utama

Indikator Tindakan Supervisi


Tindakan supervisi yang akan dibahas adalah tindakan supervisi yang direkomendasikan oleh The Accounting Education Change Commission (AECC), yaitu badan yang dibentuk untuk menangani pendidikan akuntansi dalam upaya untuk mempertahankan profesi akuntan sebagai pilihan karir yang menarik di Amerika Serikat, Badan ini menerbitkan Issues Statement No. 4 yang ditujukan untuk meningkatkan kepuasan kerja akuntan yunior.

 Salah satu isi dari Issues Statement No. 4 adalah Accounting Education Change Commission (AECC) Recommendations for Supervisors of Early Work Experience yang mendorong pemberdayaan akuntan yunior melalui tindakan supervisi yang tepat dan bisa menumbuhkan motivasi intrinsik sehingga kepuasan kerja akuntan yunior akan meningkat.

Tiga aspek utama tindakan supervisi  sebagaimana yang telah disarankan oleh AECC yang dijadikan sebagai indikator untuk menilai tindakan supervisi dalam penelitian ini, antara lain:

Kepemimpinan dan mentoring
Supervisor hendaknya menunjukan sikap kepemimpinan dan mentoring yang kuat. Rincian aktivitas yang disarankan oleh AECC adalah:

  1. Supervisor sering memberikan feedback yang jujur, terbuka dan interaktif kepada akuntan yunior dibawah supervisinya.
  2. Supervisor memperhatikan pesan-pesan tak langsung dari akuntan yunior dan jika yang disampaikan adalah ketidakpuasan, secara langsung supervisor menanyakan keadaan dan penyebabnya.
  3. Supervisor meningkatkan konseling dan mentoring, misalnya dengan memberikan pujian terhadap kinerja yang baik, memperlakukan akuntan yunior sebagai profesional, membantu akuntan yunior untuk mengenali peluang kerja masa datang dan mempedulikan minat serta rencana akuntan yunior.
  4. Supervisor dituntut mampu menjadi panutan sebagai profesional dibidangnya, mampu menumbuhkan kebanggaan akan profesi dan mampu menunjukan kepada klien dan masyarakat akan peran penting profesi yang digeluti tersebut.

Kondisi kerja (working condition)
Supervisor hendaknya menciptakan kondisi kerja yang mendorong tercapainya kesuksesan. Rincian aktivitas yang disarankan oleh AECC adalah:

  1. Menumbuhkan sikap mental pada akuntan untuk bekerja dengan benar sejak dan menciptakan kondisi yang memungkinkan hal itu terjadi. Hal tersebut dapat dilaksanakan dengan menjelaskan suatu penugasan kepada akuntan yunior secara gamblang, mengalokasikan waktu yang cukup dalam penugasan yang rumit sehingga bisa terselesaikan dengan baik, menampung semua keluhan akan hambatan yang dihadapi dan menjelaskan bagaimana suatu bagian penugasan sesuai dengan penugasan keseluruhan serta senantiasa mengawasi akuntan yunior sampai penugasan selesai.
  2. Mendistribusikan tugas dan beban secara adil dan sesuai dengan tingkat kemampuan akuntan yunior.
  3. Meminimalkan stress yang berkaitan dengan pekerjaan. 

Penugasan (assignment)
Supervisor hendaknya memberikan penugasan yang menantang dan menstimulasi terselesaikannya tugas. Rincian aktivitas yang disarankan oleh AECC adalah:

  1. Supervisor mendelegasikan tanggung jawab sesuai dengan kemampuan dan kesiapan akuntan yunior.
  2. Memaksimalkan kesempatan akuntan yunior untuk meggunakan kemampuan, baik lisan (verbal) maupun tulisan, berfikir kritis dan menggunakan teknik analitis serta membantu akuntan yunior untuk meningkatkan kemampuan tersebut.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Daftar Mahasiswa/i Akuntansi Reguler UNP TM 2007

NO.SPMB nama NIM 2071301561 SAUR DAMANIK 84365 2071400608 NOFRIDO RENALDO 84369 2071400907 MILCIA T 84370 2071401101 AGA ARYE PERDANA 84371 2071401353 MEILIDA AULY RAHMI 84372 2071401562 RAHMAH FELANILLA 84373 2071401797 RANI OKTIVANI 84374 2071402194 HELFA KHUSTINA 84375 2071402209 ULIANI ARIFAH 84376 2071402607 YENIKA JONIVER 84377 2071402704 FUJI KARDILA 84378 2071403109 RITA FITRIA 84379 2071403154 ADRIZAL 84380 ...

Definisi Budaya Organisasi

Budaya merupakan sejumlah pemahaman penting seperti norma, nilai, sikap, dan keyakinan yang dimiliki bersama oleh anggota organisasi. Budaya sebagai suatu pola asumsi dasar yang dimiliki bersama yang didapat oleh kelompok ketika memecahkan masalah penyesuaian eksternal dan integrasi internal yang telah berhasil dengan cukup baik untuk dianggap sah dan oleh karena itu, diharapkan untuk diajarkan kepada anggota baru sebagai cara yang tepat untuk menerima, berpikir, dan merasa berhubungan dengan masalah tersebut. Jadi, budaya organisasi adalah bagaimana organisasi belajar berhubungan dengan lingkungan yang merupakan penggabungan dari asumsi, perilaku, cerita, mitos, ide, metafora, dan ide lain untuk menentukan apa arti bekerja dalam suatu organisasi (Veithzal, 2008). Budaya mengandung apa yang boleh dilakukan atau tidak boleh dilakukan sehingga dapat dikatakan sebagai suatu pedoman. Pada dasarnya Budaya organisasi dalam perusahaan merupakan alat untuk mempersatukan setiap individu yang...

Biaya Langsung dan Biaya Tidak Langsung

Kali ini kita akan membahas mengenai biaya langsung dan biaya tidak langsung. Biaya langsung (Direct Cost) adalah biaya yang dapat dengan mudah ditelusuri ke objek biaya yang bersangkutan. Konsep biaya langsung lebih luas dari pengertian bahan langsung dan tenaga kerja langsung. Biaya tidak langsung (Indirect Cost) adalah biaya yang tidak dapat ditelusuri dengan mudah ke objek biaya yang bersangkutan Contoh dari biaya tidak langsung ini adalah gaji manajer pabrik menjadi biaya tidak langsung dari setiap jenis minuman bersoda yang mereka hasilkan. Gaji manajer pabrik ini disebut juga dengan biaya umum. Biaya umum adalah biaya yang bersama-sama dinikmati oleh sejumlah objek biaya. Biaya umum adalah salah satu jenis biaya tidak langsung. Biaya tertentu mungkin masuk kategori langsung atau tidak langsung tergantung dari objek biayanya. Pada contoh pertama gaji manajer pabrik akan menjadi biaya langsung bagi divisi produksi. Pada contoh pertama objek biayanya adalah minuman bersod...